Muqoddimah
Bahasan kali ini menggunakan buku Arbain An Nawawi karya dari Imam Nawawi.
Agar kita lebih mencintai bahasan ini, maka sebaiknya kita mengenal dulu 2 hal:
- Mengenal biografi penulis
- Mengenal buku penulis
Biografi
- Nama masyhur penulis adalah Imam Nawawi, dengan nama asli Al Imam Abu Zakariah Yahya bin Sharaf.
- Beliau hingga akhir hayatnya belum menikah, seperti halnya syeikhul islam ibnu taimiyah, namun tidak menikahnya mereka bukan karena tidak ingin menikah, melainkan disebabkan hal lainnya, seperti syeikul islam ibnu taimiyah yang sering dipenjara pada masanya.
- Beliau digelari Muhyiddin (orang yang memuliakan agama), namun beliau tidak suka dengan gelar tersebut. Dari sini dapat kita ambil sifat ketawadhu'an beliau.
- Beliau di lahir di kota Nawa (Damaskus) dibulan Muharram 631 Hijriah
- Beliau bermadzhab Syafi'i
- Sedari kecil diasuh oleh ayahnya dan kecerdasannya sudah terlihat, ketika teman-teman seumurannya bermain, beliau lebih suka membaca alquran dan menghafal hadits
- Guru-guru beliau:
- Abdul Aziz bin Muhammad Al Anshori
- Zaid bin abdul daid
- Murid beliau salah satunya adalah Ibnul Atta
- Karya-karya beliau
- Riyadus Salikin
- Syarah Shahih Muslim
- Al Adzkar
- Aqidah beliau ahlu sunnah waljamaah, namun dalam beberapa hal beliau terpengaruh As Sya'ir.
- Wafat 24 Rojab 676 Hijriah
Kitab
- Kitab ini mahsyur dengan nama Arbain An Nawawi
- Judul asli kitab ini adalah Al Arbauna Fi Mabanil Islam Wa Qowa'idi Ihkam
- Alasan menulis kitab ini adalah meneladani jejak para ulama, kebiasaan para ulama adalah menulis 40 point tentang sesuatu
- Kitab ini ada beberapa keistimewaan
- Hadits-haditsnya merupakan landasan agama
- Karena penulisnya adalah seorang ulama yang dikenal keilmuan dan amalnya
- Hadits-haditsnya ringkas, sehingga mudah dipelajari dan dihafal
- Banyak sekali kitab yang mensyarahkan, mensyarah artinya menjelaskan. Ada 200 + kitab yang menyarahkan kitab ini seperti syeikh Utsaimin. Yang paling bagus kitab syarah seperti:
- Imam Ibnu Rojab, Jamilul kulum wal hikam
- Syeikh Utsaimin
- Metode dalam kitab ini:
- Memilih hadits-hadits yang shahih, yang lemah hanya 2
- Hadits-hadits yang digunakan adalah hadits bukhari dan muslim
- Meringkas sanadnya, dipotong sampai ke sahabat langsung
- Memberikan penjelasan dan komentar, terutama maknanya
- Kenapa 40? sedangkan total 42 hadits? Karena kebiasaan orang arab membulatkan bilangan, dengan sebutan kasrul adat